Tanjab Timur Hampir 95 persen wilayah berada di ketinggian 0 - 3 meter dari permukaan laut. Hanya sebagian kecil wilayahnya, seperti Mendahara bagian selatan, Muara Sabak bagian selatan, Parit Culum, dan Dendang bagian selatan, yang memiliki ketinggian di atas 3 meter.
Tak mengherankan jika mayoritas wilayah Tanjab Timur merupakan daerah genangan air (floading area) yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut, Sebagian wilayah Tanjab Timur merupakan lahan gambut. Sebenarnya tanah gambut memiliki kesuburan tinggi, sayang sangat rentan terhadap kebakaran.
Sementara itu, daerah genangan air sulit untuk ditanami karena tingkat keasaman (pH) yang tinggi. Luas wilayah administrasi Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah 5.445 km2, terletak antara 0053' - 1041' Lintang Selatan dan antara 103023 - 104031 Bujur Timur.
Berbatasan langsung dengan Laut Cina Selatan dan Propinsi Sumatera Selatan, Daerah ini dikenal dengan sebutan Kawasan Pantai Timur Sumatera yang merupakan wilayah penyanggah daerah Segi Tiga pertumbuhan Ekonomi SIJORI (Singapura-Johor-Riau) atau SIBAJO (Singapura-Batam-Johor).
Transportasi Darat :
Panjang jalan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur pada tahun 2002 adalah 690.125 km.
Jarak dari Ibukota Kabupaten ke Ibukota Propinsi Jambi adalah :
· Muara Sabak Jambi 122 km
· Muara Sabak Jambi Via Suak Kandis 143 km
· Muara Sabak Jambi via Rantau Karya 73 km
Transportasi Sungai / Laut :
Untuk menunjang pertumbuhan ekonomi dan investasi dengan kehadiran Pelabuhan Muara Sabak maka transportasi sungai perlu dikembangkan dalam rangka menunjang kegiatan perekonomian, diantaranya :Kapal Ferry Cepat dari Muara Sabak menuju Batam dan sebagainya.
KAWASAN TANJABTIM
Sengketa Berhala
Pemkab Tanjabtim dan Pemprov Jambi selama ini konsisten terhadap peraturan pemerintah pusat dengan tidak membangun atau mendirikan apapun di Pulau Berhala yang berada sekitar 12 mil dari pantai Muara Sabak, Kabupaten Tanjabtim.
Namun Pemprov Kepri tidak mengindahkan dan seakan-akan Pulau Berhala telah menjadi bagian wilayahnya, padahal dalam UU No 58/1999 tentang pembentukan empat kabupaten pemekaran di Jambi di antaranya pemekaran Tanjung Jabung (Tanjab), pulau itu menjadi bagian wilayah Tanjabtim.
Pulau Berhala itu masuk wilayah Jambi sejak dulu bahkan pada era 1980-an hingga kini sebagian besar (sekitar 50 KK) warga pulau dalam pemilu masuk ke Jambi, karena mereka warga yang memiliki KTP Tanjabtim.
Dari historis Jambi juga memiliki fakta yang kuat seperti adanya makam Datuk Paduko Berhala (Raja pertama Jambi pada Kerajaan Melayu). Jadi bukan hanya Kepri yang memiliki fakta sejarah yang akhirnya mengklaim pulau itu menjadi bagian wilayahnya.
Dalam pertemuan dengan Komisi II DPR RI dua pekan lalu dengan tim Jambi yang dipimpin Gubernur H Zulkifli Nurdin, semua fakta sejarah itu dan letak geografis kembali dibeberkan, dan itu telah berulangkali disampaikan, namun belum ada penyelesaian.
